Rembang,Mediatajam.COm _ Aksi pencurian HP, terjadi di sebuah conter penjual HP di Desa Kragan Kecamatan Kragan, Rembang, yakni di Sanjaya Cell pada tanggal 28 Maret lalu. Aksi tersebut terekam kamera pengintai CCTV.
Tiga unit HP merk Oppo, raib dibawa kabur pencuri. Total kerugian ditaksir mencapai nelasan juta rupiah. Berbekal rekaman kamera pengintai itulah, pemilik counter HP melaporkan pencurian tersebut kepada pihak Polsek setempat.
Wahyuningsih, penjaga counter menyebutkan, aksi pencurian sempat tidak disadari hingga beberapa hari. Sampai pada akhirnya, saat dilakukan penghitungan kembali stok penjualan HP, dirinya bersama rekan sesama penjaga counter lainnya baru menyadari ada sejumlah unit HP yang hilang.
“Kebetulan setelah kejadian saya pergi ke Semarang. Setelah itu pulang, hitungannya itu dua hari setelah kejadian baru sadar kalau ada tiga unit hp yang hilang, karena saat itu saya hitung stok,” jelasnya.

Saat mengecek rekaman CCTV, barulah ia menyadari bahwa tiga unit HP tersebut dicuri oleh seorang pria yang diperkirakan berusia paruh baya bersama satu orang rekannya.
“Jadi sebelumnya bapak-bapak itu sudah ke counter sekitar jam 3 sore, tanya-tanya soal HP, dia bilang mau beli HP untuk anaknya, tapi terus pulang. Kemudian saat maghrib, bapak itu kembali lagi sama temannya, tapi cuma beli pulsa. Sedangkan rekannya ada di pojokan, dan dialah yang ambil HP,” kata Wahyuningsih.
Berdasarkan rekaman CCTV, aksi pencurian HP tersebut hanya berlangsung beberapa detik saja. Pelaku datang megendarai sepeda motor matic berwarna putih dari arah timur.
Setibanya di counter, satu orang sebagai pengalih perhatian dengan membeli pulsa, satu orang lainnya mengambil HP yang disimpan di dalam etalase pajangan. Pelaku mengambil dengan cara mengulurkan tangannya sembari membelakangi etalase. Hp yang berhasil dicuri langsung dimasukkan bajunya.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kragan AKP Moh Mansur membenarkan pihaknya telah menerima laporan atas kejadian pencurian HP di wilayah hukum yang dinaunginya itu. Kini pihaknya sedang mengupayakan penyelidikan guna menangkap pelaku bermodal rekaman CCTV.
“Saksi yang kita mintai keterangan adalah pemilik counter dan penjaga counter. Kalau melihat rekaman itu, saksi tidak mengenal siapa pelaku. Muda – mudahan nanti ada informasi yang mengarah identitas 2 tersangka,” papar Kapolsek saat dihubungi via telepon.**Hasan




