Tajam News

Kemarau,Dinkes Jateng Ingatkan Pentingnya Prilaku Hidup Sehat

Kadinkes Jateng Dr.Yulianto Prabowo

SEMARANG,Mediatajam.Com. Kepala  dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Dr. Yulianto Prabowo mengatakan,Musim  kemarau  saat ini rentan sekali terjadi pada penurunan daya  tahan tubuh  suatu perubahan cuaca itu kata dia terkadang  tubuh tidak bisa segera menyesuaikan  sehingga  jika sudah terjadi seperti  itu  akan terjadi  ketidak seimbangan pada sistem dalam tubuh dan pada ahirnya  menjadi penyakit .

Hal tersebut di ungkapkanya  dalam  acara diskusi Prime Topic dengan mengambil tema: Menjaga Kesehatan Masyarakat ‘ yang digelar Sindo Trijaya FM , di Hotel Quest Semarang, Senin (28/8/17).

“Untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat  agar dalam menghadapi perubahan musim ini harus pandai –pandai ,jika keluar ya kita lindungi tubuh kita dari cuaca ,dari angin.supaya daya tahan tubuh kita meningkat ya harus makan buah dan sayur yang banyak ,minum yang  cukup supaya tidak  dihidrasi dan sebagainya  .“ ungkap Yulianto.

Lebih lanjut  Yulianto megatakan ,terkait kesehatan lingkungan juga , semisal banyak debu, itu juga kata dia bisa membawa kuman ,firus,yang  bisa di  hirup maka  akan terjadi dan menyebabkan penyakit kispa .selain itu juga terkait air yang di minum mungkin ada kumanya karena tidak bersih dan sebagainya  hal itu itu bisa menyebabkan gangguan saluran pencernaanseperti,diare,tipus  dan sebagainaya.

Untuk saat ini Dinas kesehatan jateng megaku telah rutin membahas tentang promosi kesehatan  masyarakat  seperti  rumah sehat dan rumah siaga dan di semua kalangan kesehatan meskipun belum mempunyai tenaga khusus yang ahli di bidang promosi kesehatan di tingkat pelayan  namun di harapkan semua tenaga kesehatan apapun latar belakang pendidikanya entah itu  Perawat, Bidan ,analis, kesling atau apapun bisa juga memberikan promosi kesehatan.

“Tidak harus menunggu  siapapun harus bisa menjadi tenaga  promosi kesehatan termasuk juga para   wartawan di harapkan juga bisa menyampaikan ke masyarakat .harapnya.

terkait penyakit Demam Berdarah (DBD ) hingga saat ini dinas kesehatan  Jateng  mencatat  wilayah jateng  sudah mengalami penuurunan yang cukup seknifikan di banding pada tahun lalu berada di urutan 2 terkait  penyakit DBD.”demam berdarah  dulu di jateng  ada  tiga besar daerah  yang DBD nya tinggi yaitu ,Jepara,Semarang,dan pekalongan  namun saat  ini  semarang sudah  bagus artinya kita sudah mengalami peningkatan dalam membrantas Penyakit tersebut  “pungkasnya .

Raperda Kesehatan

Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD Jateng, M Zen Adv,mengatakan saat ini  Pelayanan kesehatan masyarakat kata dia masih banyak menyisakan berbagai persoalan. Yaitu masih dijumpainya keluhan-keluhan di masyarakat, terkait pelayanan kesehatan. Oleh sebab itu perlu adanya perbaikan kualitas pelayanan kesehatan  di tingkat perkotaan dan khususnya di daerah pedesaan .

Untuk itu  pihaknya  secepatnya akan mendorong percepatan  Raperda tentang kesehatan  di karenakan raperda tersebut kata dia sangatlah penting mengingat masih banyaknya keluhan –keluhan di  kalangan masyartakat yang mengadu pada dirinya  .

“ kami menargetkan pada 2018 nanti raperda tentang kesehatan sudah harus rampung makanya  perencanaan inisiatif Sebtember ini sudah harus di rencanakan untuk naskah akademikdan skidolnya pun juga harus mulai di persiapkan pada tahun ini .”Tandas M.Zen.  *(Tomo)