Tajam News

Kementrian Agama Penyumbang PNBP Terbesar

REMBANG, Mediatajam. Com_ Aparatur Sipil Negara bertugas untuk melayani rakyat dengan menggunakan sarana dan anggaran yang merupakan hak rakyat. Oleh karena itu, fokus perhatian kita jangan hanya sekedar menyerap anggaran secara maksimal setiap tahun.

Penyerapan anggaran harus diselaraskan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya terasa optimal.
Hal tersebut disampaikan Bupati Rembang, H Abdul Hafidz saat membacakan sambutan Menteri Agama Lukman Hakim pada upacara bendera

Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama tingkat Kabupaten Rembang. Upacara di alun-alun Rembang, Rabu (3/1/2017).
“Kita juga harus giat berinovasi agar lembaga kita terasa kekinian, jangan sampai dianggap seperti mesin tua yang usang. Karenanya, saya berharap tahun ini semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government,” paparnya.

Memasuki usia ke-72, Kementerian Agama juga turut berbangga karena telah sukses menorehkan sejumlah prestasi. Antara lain, di bidang tata kelola, mendapat opini hasil audit BPK dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan kenaikan indeks penilaian reformasi birokrasi.

Di bidang pelayanan haji, indeks kepuasan jemaah haji terus meningkat. lndeks kerukunan beragama berada dalam angka positif. Begitu pula dengan pelayanan nikah di KUA. Juga kenaikan pada standar mutu pendidikan agama dan keagamaan di tingkat dasar, menengah maupun perguruan tinggi.

“Selain itu, Kementerian Agama dinilai sebagai penyumbang PNBP terbesar, pelapor LHKPN terbanyak serta beberapa penghargaan lainnya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” jelasnya.
Hari Amal Bakti yang bertemakan “Tebarkan Kedamaian” ini, sambung Bupati, hakikatnya agama berfungsi menyemai kebaikan dan menebar kedamaian.
“Karena itu, saya mengajak seluruh ASN Kementerian Agama dan semua komponen umat beragama di Tanah Air agar bersama-sama menjadi Duta Penebar Kedamaian,” lanjut Bupati.

Upacara ini dihadiri oleh segenap keluarga besar Kementerian yang terdiri atas ASN, guru, siswa, dan purna tugas. Selain itu, juga diundang secara khusus jajaran Forkompinda, Wakil Bupati, serta Kepala Dinas terkait. Sejumlah lembaga yang berafiliasi kepada Kemenag juga turut diundang, antara lain Badko TPQ, FKDT, FKPP, Baznas, dan beberapa ormas keagamaan.
Di akhir acara berlangsung penyerahan penghargaan kepada para pemenang Musabaqoh Qiro’atil Kutub (MQK) tingkat Nasional yang diselenggarakan di Balekambang, Jepara pada 29 November- 7 Desember 2017.
Piala diserahkan langsung oleh Bupati kepada para pemenang, yaitu Juara I diperoleh Haidarotul Millah dari PP Al-Anwar, Sarang, pada cabang lomba ilmu tafsir ulya putri, dan M. Ya’kub dari PP Ma’hadul Ilmi Asy syar’ie (MIS) pada cabang lomba tauhid wustha putra. Piala juga diserahkan kepada juara II, Afifah Nailul Zulfa dari PP Al-Anwar untuk cabang lomba Nahwu Ulya putri, dan Ilham Firmansyah dari PP Ma’hadul Ilmi Asy Syar’ie (MIS) untuk cabang lomba tauhid ulya putra.
Selain MQK, penghargaan juga diserahkan kepada Zumrotul Luthfiyyah yang berhasil menyabet juara I tahfidz AL qur’an 20 juz putri dalam perhelatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional ke-24 yang diadakan di Tarakan, Kalimantan Utara pada 13-21 Juli 2017.
Penghargaan juga diserahkan kepada beberapa pemenang I MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah, dan cabang tilawah pada Pentas PAIS tingkat nasional.
Kasi Pendidikan Dinyyah dan Ponpes Kankemenag
Kabupaten Rembang, Musthofa mengatakan, kepada para pemenang I tingkat nasional, mendapatkan apresiasi dari Bupati berupa umroh di tanah suci.
Usai penerimaan  penghargaan, acara dimeriahkan oleh penampilan marching band dari MA Royadotul Tholabah, Kecamatan Sedan .**Hasan Yahya