Tajam News

KUPP Kelas III Gelar Kegiatan Padat Karya Fasilitas Pokok Pelabuhan Rembang Terminal Sluke

REMBANG, mediatajam.com – Kantor Unit Pengelola Pelabuhan (KUPP) Kelas III Rembang menggelar kegiatan Padat Karya Pemeliharaan Fasilitas Pokok Pelabuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sosial, Minggu (11/7/2021).

Dalam kegiatan ini, KUPP Kelas III Rembang melibatkan para pemangku kepentingan, antara lain Pemkab Rembang yang diwakili oleh BUMD PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ), Kejaksaan Negeri Rembang, Kepolisian Resort Rembang, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelabuhan Rembang Kencana (PRK), lembaga swadaya masyarakat penggiat lingkungan, para pelaku bisnis di pelabuhan, serta masyarakat di
sekitar pelabuhan.

Kepala KUPP Kelas III Rembang, Ferry Agust Satriyo mengatakan tahun ini kegiatan padat karya dilakukan di area Pelabuhan Rembang Terminal Sluke.

“Kami menilai kegiatan padat karya ini sangat cocok dengan kondisi saat ini, mengingat pandemi mengakibatkan banyak masyarakat yang terganggu perekonomiannya, khususnya di sekitar Pelabuhan Rembang Terminal Sluke,” ucapnya.

Kedepan, lanjut Ferry pihaknya akan melibatkan masyarakat dalam aktivitas perbaikan dan pemeliharaan fasilitas di Pelabuhan Rembang Terminal Sluke, antara lain dermaga, jalan, dan jembatan, serta aktivitas penanaman pohon di lingkungan pelabuhan.

“Dengan melibatkan masyarakat sekitar ini, kami berharap dapat sedikit membantu meringankan beban
perekonomian mereka,” terangnya.

Ferry menegaskan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan dan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Selain bertujuan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, untuk jangka panjang kegiatan ini akan meningkatkan kualitas layanan pelabuhan dan akan memberikan dampak positif bagi lingkungan pelabuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sumirat Cahyo Widodo, Komisaris BUMD PT RBSJ menjelaskan pihaknya sangat mendukung kegiatan ini. Perbaikan fasilitas dan penghijauan di pelabuhan akan membuat Pelabuhan Rembang Terminal Sluke menjadi lebih baik dan lebih asri, serta membantu memperbaiki kualitas udara di area pelabuhan.

“BUMD sangat berkepentingan membuat Pelabuhan Rembang Terminal Sluke menjadi lebih baik mengingat pelabuhan ini merupakan salah satu aset produktif
Pemkab Rembang yang memberikan kontribusi positif bagi pendapatan daerah,” tuturnya.

Perlu diketahui, dalam kegiatan ini pihak pelaksana telah mempersiapkan kegiatan ini berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat dan telah berkoordinasi dengan Satgas Penangan Covid-19 Kabupaten Rembang agar tidak mengakibatkan timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten
Rembang. (MM)