Tajam News

Mengawal PAD Jateng Di Tahun Politik

Suasana acara diskusi Prime Topic MNC Radio Trijaya yang bertema ‘Mengawal PAD di Tahun Politik’

SEMARANG.Mediatajam.com. Anggota Komisi C DPRD Jateng Yahya Haryoko menyatakan, bahwa perekonomian Jateng terus tumbuh sampai 5,7% pada 2017 membuat realisasi PAD tahun ini dapat tercapai.

Selain itu, pengoptimalan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di provinsi Jateng bisa menambah pemasukan terutama melalui sektor jasa keuangan seperti Bank Jateng serta BPR BKK di tiap kota/kabupaten.

“Kami tahun ini akan melakukan roadshow ke 35 cabang Bank Jateng tiap daerah agar tiap cabang semakin maksimal menghasilkan laba untuk menunjang PAD,” kata Yahya dalam diskusi Prime Topic  MNC  Radio Trijaya yang bertema ‘Mengawal PAD di Tahun Politik’ yang digelar di Hotel Quest Semarang, Selasa (20/2/2018).

Namun demikian lanjut Yahya ,PAD Jateng masih tertinggal dari Provinsi lain seperti Jawa Barat dan Jawa Timur. Karena di provinsi tersebut kata dia segala sektor diupayakan demi mendapatkan keuntungan untuk mendongkrak  PAD teresebut.

Sementara itu ,Kabid Retribusi dan Pendapatan Lain-lain Badan Pengelola & Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng, Edy S Bramantyo menyatakan bahwa Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih menjadi sumber utama pendapatan asli daerah Provinsi Jawa Tengah.

Bahkan kata dia pada tahun 2017 PAD Jateng mencapai Rp12,5 triliun, hasil ini melampaui dari target yang telah ditetapkan sebelumnya yakni Rp12,2triliun.

“PAD Rp12,5 triliun bersumber dari pajak kendaraan bermotor, pajak BPKB, pajak air permukaan,pajak bumi dan bangunan dan pajak rokok. Pendapatan paling banyak berasal dari pajak kendaraan bermotor mencapai 40%,” ujarnya.

Di jelaskanya , BPPD Jateng sudah mempunyai perhitungan yang matang untuk merealisasikan target yang sudah dicanangkan. Sebab, dari catatan pada tahun sebelumnya PAD Jateng selalu melampaui target seiring dengan tumbuhnya perekonomian.

“Pada November nanti realisasi PAD 12,5 triliun diprediksi dapat tercapai. Ini mengingat 2018 sebagai tahun politik mempunyai geliat tersendiri dalam pertumbuhan ekonomi di  Jawa Tengah .”tandasnya.**Uut