REMBANG,mediatajam.com – Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Mohamad Effendi bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menggelar silaturahmi ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Al – Anwar KH. Maemoen Zubair Sarang Rembang, Kamis (27/12) siang
Kunjungan dua Jenderal dari institusi TNI dan Polri tersebut didampingi oleh Kapolres Rembang AKBP Pungky Buana santosa, Bupati Rembang Abdul hafid, Komandan kodim Letkol Andi Budi Sulistiyanto, beserta jajaran dan Forkopimda lainnya.
Tak hanya itu, dalam kesempatan itu, Pimpinan Ponpes Al Anwar tersebut juga langsung memimpin penyambutan tersebut dengan hangat dan kekeluargaan.
KH. Maemoen Zubair saat penyambutan mengutarakan jika Allah menciptakan bumi dengan tahapan hanya dengan angin , api, air dan tanah. Sehingga itu bisa dikatakan ada 4 pilar.
“Bangsa indonesia berdiri dengan 4 pilar dan bumi dibuat 2 hari Ahad dan Senin kemudian membuat gunung yg dengan batu sehingga kuat,dengan api dan juga angin,”kata dia.
Kemudian, ia juga mengatakakan bahwa Allah mengutus nabi Muhamad sehingga nasionalisasi arab terangkat. Nabi Muhamad yang menjadi panutan.
“Islam datang ke Indonesia mulai dari Melayu Malaysia Thailan dan lainnya. Kemudian, dearah Jawa Tengah bisa maju bila ada hubungan dengan Jatim, sebab sejarah majapahit, Hindu dan Islam,”urainya.
Di suatu sisi, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mohamad Effendi mengucapkan terimakasih terhadap tokoh nasional yang sudah menerimanya dengan rasa kekeluargaan.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas petuah dari Mbah Moen, intinya kaitannya dengan Islam, kaitannya dengan pulau Jawa yang Mbah Moen sampaikan. Baru ini saya mendapat penjelasan seperti ini, saya bersyukur silaturahmi saya ini mendapat beberapa pengetahuan. Hari ini saya dapat banyak hal khususnya tentang bagaimana ajaran beragama dan sejarah Jawa,”ujarnya.
Tak hanya di situ saja, Kapolda Jawa Tengah juga turut memberikan sambutan. Khususnya mengenai cerita dan pengalamannya bersama ulama tersbut.
“Beliau sudah seperti orang tua saya, tahun 2000 saya naik haji satu kamar sama beliau. Tadi di pesawat saya wa istri saya, saya menyampaikan akan berkunjung ke mbah Moen, istri saya titip salam takdim dan hormat kepada mbah Moen. Ketika anak saya menikah, alhamdulillah beliau juga yang mendoakan,”tutur Kapolda Jawa Tengah Irjend Pol Condro Kirono.
Sementara itu, ia juga mengungkapkan jika ulama kharismatik tersebut masih keadaan sehat dan bisa berkomunikasi dengan baik.
“Tahun 2000 saya mengenal Mbah Moen,sampai sekarang bicaranya masih sangat jelas dan beliau membaca tanpa menggunakan kacamata, semoga kita bisa seperti beliau romo yai mbah Moen. Dan Pesta demokrasi pilkada kemarin Alhamdulillah Jateng aman, Kapolri dan Pangdam mengucapkan terimakasih,”pungkasnya.(san)








