Tajam News

Pelaku Begal Di Depan Balaikota Semarang Ditangkap Kurang Dari 24 Jam

Semarang,mediatajam.com – Aksi begal yang terjadi di depan Kantor Wali Kota Semarang yang mengakibatkan satu korban Sayyid Bintang Caesar meninggal dunia di lokasi akhirnya terungkap.

Tim unit Resmob Polrestabes Semarang berhasil menangkap dua begal yang melakukan aksinya pada hari Minggu (5/9) tersebut. Satu orang pelaku lainnya kini masih diburu petugas.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar yang didampingi Wali Kota Hendrar Prihadi mengungkapkan dua pelaku yang ditangkap masing-masing M Haidar Muliyantono (22) warga Jalan Imam Bonjol Kp Tlumpahan dan Adhi Pratama (27) warga Kp Petelan Semarang Timur. Nama terakhir ini merupakan residivis dengan kasus pencurian telepon seluler.

“Setelah kejadian anggota reskrim langsung melakukan penyidikan termasuk melihat rekaman CCTV yang ada di sepanjang jalan Pemuda. Dari analisa tersebut anggota langsung melakukan perburuan terhadap pelaku dan dapat menangkap keduanya di tempat berbeda kurang dari 24 jam,” kata Kombes Irwan saat rilis kasus tersebut pada Senin siang (6/9/21).

Sementara untuk satu pelaku lainnya sampai saat ini masih dalam pengejaran tim Resmob Polrestabes Semarang. Pelaku yang berinisial AS ini juga sempat terekam CCTV saat mengambil barang korban di Jalan Pemuda.
Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku sebelum melakukan aksinya mereka minum-minuman beralkohol sebelum berputar-putar mencari mangsa.

Sementara itu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sangat mengapresiasi kecepatan kinerja Polrestabes Semarang dalam menangkap pelaku pembegalan di depan kantor dinasnya. Ia menegaskan, tidak ada ruang pelaku kejahatan membuat resah warga Kota Semarang.

“Saya ingatkan disini, untuk para pelaku kejahatan yang akan berbuat kriminal, Saya dan Pak Kapolrestabes akan melibasnya tanpa ampun. Jadi jangan macem-macem dan membuat warga resah yaa,” katanya.

Diketahui, rekan korban yang meninggal itu mengalami luka serius dan kini tengah di rawat di rumah sakit setelah sepeda motornya ditendang oleh tiga orang begal tersebut.**FRIN