Tajam News

Polres Pekalongan Kota dan Satgas Covid-19 , Tindak Tegas Kegiatan yang Menimbulkan Kerumunan

Kota Pekalongan,mediatajam.com – Ops Yustisi Gabungan Polres Pekalongan Kota dan Kodim 0710 Pekalongan bersama Forkompimda dalam rangka penanganan untuk memutus mata rantai Covid-19 di wilayah Kota Pekalongan sebagai upaya pengendalian Covid-19 di Kota Pekalongan, Senin malam (14/06/2021).

Operasi di pimpin oleh Walikota Pekalongan H Achmad Afzan Arslan Djunaid, SE (Aaf) didampingi Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto, S.I.K, SH, MH, Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan SIP, Kasat Pol PP, Dr Sri Budi Santoso, Kadinkes dr Slamet Budiyanto, SKM,M Kes, Ka kesbangpol Sukirno, S.S.T.P Ka BPBD Saminta , Kapolsek Selatan dan Anggota Polres yang tersprin dibagi 5 regu.

Sebagai dasar dalam operasi ini sesuai dengan Undang undang No. 2 Tahun 2002, tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia; Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19; STR Kapolda Jateng No: STR/785/VIII/KES.7./2020 tanggal 25 Agustus 2020 tetang Peningkatan pendisiplinan masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 yang semakin luas dan Surat Edaran Walikota No 443/001/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk pengendalian penyebaran Covid 19.

Sasaran dalam Ops Yustisi semalam adalah Ponpes Salafiyah Syafi’i Akrom Kecamatan Pekalongan Selatan, Alun Alun Warung-warung Kopi dan Angkringan yang di duga menimbulkan kerumunan massa.

Kapolres Pekalongan Kota mengatakan,” Ponpes dalam rangka Haflah Akhirukhasanah Ponpes Syafi’i Akrom, Alun alun, Warung dan angkringan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat yang di sinyalir menjadi cluster penularan Covid-19, maka langkah kita lakukan pembubaran masyarakat dan memberikan imbauan yang berkerumun dan dilakukan pemeriksaan Swab massal Antigen sementara (Reaktif) jumlah 31 santri dengan rincian 26 santriwati dan 5 santriwan, terhadap para pengurus Pondok, santri sekitar 600 Orang yang mengikuti Swab hingga hari ini Selasa 15/6/2021″ Ujarnya.

Kapolres menambahkan berpesan untuk anggota Tetap waspada dan jaga kesehatan masing masing anggota semoga pandemi ini segera selesai imbuhnya”.**Ibnu/hms