REMBANG,MediaTajam.Com _ Puluhan warga penolak pembangunan pabrik semen di Rembang dari Desa Tegaldowo dan Desa Timbrangan Kec Gunem yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) menggelar aksi demo di depan Kantor Bupati Rembang Kamis (14 September 2017)
Adapaun tujuan aksi puluhan warga penolak pendirian pabrik semen milik PT Semen Indonesia dari dua desa yang datang menggunakan kendaraan truk dengan Nomor Polisi A 8211 KD pagi ini untuk menuntut tindakan nyata pemerintah dan korporasi agar mengikuti hasil rekomemdasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang yang diterbitkan oleh Kementrian lingkungan Hidup dan Kehutanan maupun Kantor Staff Kepresidenan pada April lalu
Kordinartor aksi demo Dullah dalam keterngan persnya mengatakan ijin pendirian pabrik semen yang diterbitkan dinilai cacat hukum karena tidak mengakomodir kepentingan keberlanjutan lingkungan dalam pembangunan selain itu warga yang tergabung dalam JMPPK menilai pemerintah daerah tidak melakukan upaya aktif untuk melindungi lingkungan hidup khususnya kawasan lindung Karst disekitar Rembang sebagaimana diamanatkan konstitusi dan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan lingkungan.
Salah satu tokoh masyarakat rembang Suparno mengatakan dirinya sangat memberikan apresiasi atas aksi yang dilakukan warga itu , Karena aksi itu sebagai bentuk penyaluran hak sesuai amanah undang -undang tentang menyampaikan pendapat dimuka umum .
Namun , pihaknya menilai gelombang aksi yang dulunya besar seiring waktu dari tahun ke tahun justru semakin kecil , ini jelas membuktikan bahwa masyarakat semakin sadar akan dampak positif keberadaan pabrik semen dirembang.”pungkasnya.**Hasan Yahya


