Peristiwa

Puluhan Pemuda di Rembang Ikuti Dialog Antar Umat Beragama

REMBANG ,mediatajam.com– Puluhan pemuda – dari berbagai latar belakang mengikuti kegiatan dialog antar umat beragama .

Kegiatan yang digagas oleh Gereja Santo Petrus dan Paulus Rembang tersebut berlangsung di aula komplek gereja setempat Minggu (8/12)

Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan dialog siang itu antara lain , Pemuda perwakilan gereja, IPNU, Ansor, serta pondok pesantren.
Untuk pembicara dalam acara itu di antaranya Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto selaku pembina Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Romo Joko Lelono dari Sekolah Tinggi Seminari Jogjakarta , Romo Fransiskus Sony serta KH Shalehudin Lasem.

Ketua panitia pelaksana kegiatan Robin Siringo Ringo kepada wartawan mengatakan , tujuan dialog yang digelar itu paling utama adalah untuk mempererat hubungan pemuda-pemudi antarumat beragama di Rembang.

“Kegitan dialog antarumat beragama biasanya tokoh-tokoh atas. Nah , sekarang kami ingin menyasar pemuda.
Harapannya, Rembang menjadi rumah toleransi antar pemuda agama. Siapa pun bisa tinggal aman dan nyaman di Rembang,” terang Robin

Romo Fransiskus Sony yang membuka dialog mengatakan, ada dua hal yang membuat acara yang berlangsung ini menarik.
Pertama , peserta dalam kegiatan ini semua pemuda .
Kedua, temanya merupakan dialog antarumat beragama.

Menurut Romo Sony, agama menuntun umatnya untuk cinta terhadap sesama. Di sisi lain, belakangan agama kerap dijadikan senjata untuk kepentingan ekonomi atau politis. Sehingga, dialog pemuda antarumat beragama perlu untuk merespons dinamika tersebut.

Sementara itu Ketua IPNU Kabupaten Rembang, Kurniawan mengakui, acara dialog semacam ini merupakan hal positif.
Pemuda sebagai agen perubahan harus disuguhi pengetahuan tentang toleransi. Hal itu sebagai upaya untuk mencegah gesekan pemuda antarumat beragama di masa mendatang.

“Toleransi antar umat beragama tentunya perlu disosialisasikan bukan hanya melalui organisasi , tetapi juga harus menyentuh ke masyarakat .
Dialog ini sangat menarik.
Kami menuggu event selanjutnya tentang toleransi antarumat beragama. (San)