Tajam News

Ruwatan Agung Bumi Nusantara Di Bali

Denpasar, MediaTajam. Com _ Prihatin dengan Situasi dan Kondisi Bangsa Indonesia saat ini seperti api dalam sekam yang siap meledak jika tidak terkelola dengan baik.

Melihat situasi dan dinamika politik, hukum dan keamanan, kemerosotan moral serta ancaman Narkoba di Tanah Air belakangan ini, Persemakmuran Pewaris Nusantara akan mengadakan Ruwatan Agung Nusantara di Bali.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Umum Persemakmuran Pewaris Nusantara, YM KGPH Eko Gunarto Putro, SE dalam pertemuan dengan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta bersama Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih (LMP) Bali, Amirudin di Denpasar, Bali.

“Hajatan ini untuk mendoakan Indonesia terhindar dari malapetaka, supaya menjadi negara yang maju, adil, sejahtera dan bermartabat di mata dunia,” katanya.

Menurut Kangjeng Eko, Ruwatan Agung Nusantara akan Mengawali rangkaian acara Musyawarah Agung Pewaris Nusantara pada bulan Maret 2018.

“Acara ini juga dimaksudkan untuk mempersatukan kekuatan rakyat dari berbagai etnis, Raja dan Sultan, Pemangku Adat dan Pemerintah dalam membangun Indonesia yang ADIL dan MAKMUR,” kata Kanjeng Eko.

Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta, menyambut baik acara Musyawarah Agung Pewaris Nusantara yang diawali dengan Ruwatan Agung Nusantara itu. ”

Ruwatan merupakan sebuah upacara spiritual yang bertujuan untuk melenyapkan segala jenis sengkala ( kesialan ) maupun energi negatif yang menyelubungi diri seseorang, masyarakat maupun bangsa,” katanya.

Dikatakannya, Ruwatan juga dapat dijadikan sarana menata ulang keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhannya, antar sesama manusia dan dengan alam lingkungannya.

” Inti ruwatan adalah sebagai pengungkapan rasa syukur dan untuk membersihkan jiwa, memantapkan sifat baik, dengan energi spiritual yang memberikan keseimbangan jiwa dan lingkungannya.

Ini merupakan budaya leluhur yang masih relevan untuk ditumbuhkembangkan,” kata Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta. **az