REMBANG,Mediatajam.Com – Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menggelar silaturahmi ke Pengasuh Pondok Pesantren Al – Anwar KH. Maimoen Zubair di Desa Karangmangu Sarang, Rembang, Senin (5/6/2018).
Dalam silaturahmi itu Airlangga Hartarto yang datang bersama rombongan disambut langsung oleh ulama Kharismatik KH. Maimoen Zubair dikediamannya
Dalam momen silaturahmi tersebut, ia menyampaikan jika partai yang berlambang pohon beringin dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal komitmen memenangkan pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin dalam Pilkada Jawa Tengah 27 Juni 2018 mendatang.
Dalam sambutannya, KH. Maimoen Zubair mengaku senang dengan kunjungan mentri perindustrian tersebut.
“Dalam kunjungan bapak Mentri ini hanya masih tersisa santri sebanyak 250an orang. Sebab saat ini libur Ramadahan mulai 17 Ramadhan lalu. Sehingga para santri pada pulang ke rumah masing masing. Jika belum pulang santri ini mencapai ribuan,”ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Golkar sekaligus Mentri Perindustrian RI Airlangga Hartarto mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan komitmen untuk bisa bersilaturahmi dalam hal pemenangan Ganjar -Yasin.
“Komitmen kami Golkar agar jateng dipimpin oleh umaro dan ulama yang berasal dari pesantren,”ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga memaparkan jika saat ini bagi pemerintah sangat mendukung kegiatan pesantren, dan mendorong kegiatan pesantren.
“Tentunya dari kementrian perindustrian sangat mendorong sekali kepasa santri. Yakni wiraswasta dari pesantren,”ungkapnya.
Di sisi lain, pihaknya juga mencontohkan wiraswasta Santri bisa diawali dengan usaha kecil seperti halnya pembuatan roti dan lainnya.
“Kita akan mendorong wiraswasta pembuatan roti, air minum kemasan, ekonomi sesuai lingkunhan atau pengolahan sampah, kebutuhan para santri mini market dan lainnya,”ucap dia.
Di suatu sisi, saat disinggung mengenai apakah siap jika nanti didapuk sebagai cawapres, ia hanya mengatakan bahwa saat ini masih konsentrasi memikirkan Pilkada.
“Saat ini fokus Pilkada, Pileg. Jika kedua itu sudah dilalui, maka masalah cawapres bakal dirapatkan oleh partai yang ada,”pungkasnya.(Hasan Yahya)




