Tajam News

Sembilan Desa di Rembang Mulai Terdampak Kekeringan

Foto : Warga di Kabupaten Rembang menerima penyaluran bantuan air bersih.

REMBANG, Mediatajam.com – Sejumlah desa di Kabupaten Rembang mulai berdampak kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang menyebut setidaknya ada sekitar seribu lebih Kartu Keluarga (KK) yang tersebar di sembilan desa telah merasakan dampak kemarau tahun ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang melalui Kepala Seksi Kedaruratan Pramujo menyampaikan, hingga kemarin sudah ada sembilan desa yang telah mengajukan permohonan bantuan air bersih.

“Sembilan desa tersebut diantaranya, di Kecamatan Rembang kota ada dua desa Ngotet dan Sidowayah, di Kecamatan Sulang ada desa pedak dan pranti, kemudian Kecamatan Lasem ada desa Sendangcoyo, Pangkur, Kalitengah,” terang Pramujo kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Saat ini, kata Pramujo pembiayaan BPBD Rembang untuk menanggulangi kekeringan masih menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Tahun ini dianggarkan Rp 50 juta, apabila sudah tidak mencukupi, pihaknya akan menggandeng perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

“APBD dulu, nanti kalau anggaran habis kami bekerja sama dengan perusahaan.
Kami sudah biasa bekerja sama dengan CSR, nanti biasanya dari BUMN atau perusahaan Swasta,” tuturnya.

Pramujo menambahkan dari sembilan desa tadi, disetiap desa diperkirakan ada 200-300 KK. Sementara ini, BPBD Rembang melakukan droping air bersih sepekan 2 kali.

“Saat ini anggaran dinilai masih mencukupi. Melihat hingga kemarin baru sembilan desa yang mengajukan,” pungkasnya. (MM)