Tajam News

Seminar Sehari , Ratusan Kader Fatayat Muslimat NU Lasem Digembleng Melek Administrasi

REMBANG ,Mediatajam. Com _ Bertempat di gedung NU Desa Soditan Kec Lasem ratusan kader Fatayat, NU dan tokoh NU Lasem mengikuti kegiatan seminar Sabtu (10/2/2018) siang.
Kegiatan seminar dengan tema “Seminar Sehari Setrategi Cerdas Warga Nahdliyin Melek Hukum Administrasi Menuju Maslahah Dan Amanah” dengan narasumber anggota MPR RI Arwani Thomafi dan Ketua Bidang Politik Hukum dan Advokasi PW Fatayat NU Jateng Atatin Malichah

Dalam uraiannya, Arwani mengatakan, acara seminar sehari ini tentunya akan bisa memberikan pemahaman terhadap pengolahan administrasi dengan baik.
Saat ini zamannya sudah sangat maju dan modern.

Sehingga pihaknya berharap setiap individu dituntut untuk bisa menjalankan program program administrasi dengan baik.
“Seperti halnya kegiatan fatayat, muslimat atau kegiatan NU semua kegiatan didokumentasikan di website.

Sehingga kedepannya administrasi ini bisa dijalankan dengan baik dan rapi,”ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga mengutarakan bahwa semua warga Nahdliyin harus menyiapkan kader yang baik dan cerdas.
“Bila sudah disiapkan (kader) maka program program administrasi dapat akuntabel.

Sehingga nantinya bilamana NU akan diajak kerjsama, maka akan bisa mudah dan terpercaya. Seperti halnya pelaksanaan program administrasi di Lazisnu maka akan akan bisa bermnfaat akuntabilitas serta dapat dirasakan oleh warga keseluruhan tanpa kecuali,”urainya.

Sementara itu, Ketua Bidang Politik Hukum dan Advokasi PW Fatayat NU Jateng Atatin Malichah mengatakan,  hukum administrasi yang jelas untuk mengatur soal administarsi, proses strategi, pelaksanaan menjalankan program pemerintahan, organisasi dan lainnya.
“Dengan itu, maka harus ada dan membutuhkan stakeholder atau masyarakat.

Dan hukum administrasi itu hukan hanya untuk  pengawasan, namun menyelenggarakan good govermen, melibatkan partisipasi masyarakat,”ungkapnya
“Intinya yakni untuk membantu orang yang telah menjalankan tugas, membantu pemerintah dan lainnya,”pungkasnya. **Hasan Yahya