Peristiwa

Serda Annur, Prajurit Yang Guru Ngaji

Brebes,MediaTajam. Com _ Serda Annur Wahyudi Babinsa Koramil 10/Sirampog Kodim 0713/Bbs salah satu anggota Satgas TMMD Reg Ke-100 Kodim 0713/Bbs selain piawai dalam hal pertukangan, ia juga piawai menjadi guru ngaji.

Hal tersebut terlihat saat ia sedang mengajar ngaji anak-anak Desa Cikuya di Masjid Jami Dukuh Kopi Desa Cikuya ataupun selepas dari ia menjalankan tugas dan ibadahnya, tidak hanya di masjid namun juga dirumah yang ia tempati rumah warga.

Ia tidak mau berpangku tangan dan tidak mau tinggal diam dalam kehidupannya baik sebagai prajurit TNI maupun sebagai warga masyarakat.

Terkadang dengan memanfaatkan waktu luangnya, baik dalam istirahat setelah melaksanakan kerja membangun proses kegiatan TMMD maupun seusainya kegiatan, ia memanfaatkan momen tersebut untuk menggunakan waktunya dengan baik pada hal yang positif dan bermanfaat bagi dirinya ataupun warga masyarakat.

Pahlawan tanpa tanda jasa, mungkin ini yang dapat kita berikan untuknya. Seperti dengan para pendidik atau guru yang ada di bangsa ini.

Tanpa pamrih dan ikhlas, ia lakukan hal yang positif membantu masyarakat terdampak TMMD khususnya anak-anak usia dini dan para pelajar dilingkungan ia tempati. Membantu belajar anak-anak, membantu mengerjakan pekerjaan rumah siswa dan membantu mengajar ilmu agama maupun mengaji.

Dengan keteladanan dan sebagai contoh yang baik dan terpuji ini, TNI melalui Serda Annur Wahyudi sebagai prajurit ujung tombak TNI dapat memberikan kontribusi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan bekal ilmu, keterampilan dan kreatifitas yang dimilikinya tersebut, semoga apa yang ia lakukan dapat bermanfaat bagi kemaslahatan umat/warganya.

“Saya ingin menggunakan waktu luang yang hanya sebulan ini dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi warga masyarakat disini”, terangnya.

“Dengan kita memanfaatkan waktu yang baik, akan mempunyai kepuasan tersendiri bagi saya untuk dapat memberikan dan membantu anak-anak dan juga masyarakat lain apa yang dapat saya berikan dan bantu pada mereka sesuai kemampuan yang saya miliki”, lanjutnya.

Dikatakan, baginya membuat orang lain pintar dan pandai dalam segala hal, sudah menjadi suatu kepuasan batin baginya. Karena ilmu yang ia punyai dapat ditularkan kepada orang lain, tidak hanya untuk dirinya sendiri. “Saya bisa, orang lain pun harus bisa. Kita harus kreatif dan aktif beraktifitas dalam segala hal”, ungkapnya.**Didi