Semarang.Mediatajam.com-Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah (Bawaslu) Jateng melantik 105 anggota panitia pengawas pemilu di 35 kabupaten/kota yang dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan menyongsong pemilukada yang akan di mulai pada tahun mendatang.
Ketua Bawaslu Jateng Juhana mengatakan, Anggota panwas dari berbagai latar belakang yang dilantik ini selanjutnya akan melakukan pengawasan untuk pemilihan gubernur, pemilihan bupati dan wali kota, serta pemilu legislatif dan pilpres yang akan dilaksanakan bersamaan pada 2019
Ketua Bawaslu Jateng Juana berpesan Kepada seluruh anggota panwaslu kabupaten/kota, agar mengemban dan melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas serta memahami aturan tentang pengawasan dan Undang Undang Pemilu secara utuh.dia mengharapkan para anggota panwas yang masing-masing berjumlah tiga orang di tiap kabupaten/kota itu akan menjadi tim yang tangguh dalam mengawal serta mengawasi jalannya pemilihan gubernur, pemilu legislatif, dan pilpres nantinya.
“ ada hal-hal yang harus segera dilakukan panwas kabupaten/kota seperti berkoordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan di daerah masing-masing Kemudian, membentuk struktur organisasi sebagai bagian dari tanggung jawab yang bekerja secara kolektif dan kolegial, penyiapan sarana dan prasarana, serta pengisian personel di sekretariat panwas kabupaten/kota,” ujarnya. Juhana
Di tambahkan Juhana, jumlah pendaftar pada perekrutan anggota panwas di 35 kabupaten/kota pada tahun ini mengalami kenaikan tiga kali lipat dibandingkan lima tahun lalu. “Jumlah pendaftar seleksi panwas 35 kabupaten/kota 2017 tercatat sebanyak 1.183 orang, sedangkan pada 2012 hanya 418 pendaftar,”paparnya.
Hal itu, lanjut Juhana, menunjukkan bahwa lembaga pengawasan pemilu semakin diminati masyarakat. “Kendati demikian, jumlah keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen belum terpenuhi pada perekrutan karena jumlah perempuan yang dilantik menjadi panwas kabupaten/kota hanya 23 orang,”pungkasnya. *(Tomo)


