Tajam News

Sosialiasi Jumantik Menekan Munculnya Demam Berdarah

PATI,MEDIATAJAM.COM _ Anggota Komisi E DPRD Propinsi Jawa Tengah Muh Zaen menghimbau kepada masyarakat lebih aktif bersama-sama dengan pemerintah untuk memerangi penyakit demam berdarah /DB karena di Kabupaten Pati termasuk salah satu Kabupaten yang tingkat endemis DB sangat tinggi dan masuk 5 besar di Jawa tengah.

“Wilayah/daerah yang sering terkena banjir, cukup rawan terkena serangan penyakit demam berdarah. Oleh karena itu masyarakat harus giat  tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menberantas berkembangnya jentik nyamuk,”  kata anggota Komisi E Muh Zaen pada acara sosialisasi satu rumah Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di Balai Desa Bungasrejo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati, belum lama ini.

Dikatakanya kegiatan ini adalah program kesehatan dari Dinas Propinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Komisi E DPRD Propinsi, juga Dinas Kesehatan Kabupaten Pati dan Puskesmas. Tujuan program sosialisasi tentang kesehatan khususnya upaya pemerintah untuk mengurangi resiko penyakit menular di Dinas Kesehatan, namun kali ini lebih fokus ditekankan cara pemberantasan penyakit DB.

“Untuk targetnya di Kabupaten Pati bebas jentik nyamuk DB, oleh sebab itu Dinas Kesehatan lebih mengoptimalkan peran-peran melalui sosialisasi juga pendampingan untuk memberikan informasi bahayanya penyakit DB bagi masyarakat. Sehingga kita harus turun kedaerah-daerah memberikan materi yaitu satu rumah juru pemantau jentik,”jelasnya

Terpisah Kepala Desa Bungasrejo Jani menambahkan, dengan sosialisasi ini, pemberantasan nyamuk satu rumah juru pemantau jentik dan antisipasi terhadap perubahan musim, wabah DB warga akan lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dengan cara memberantas berkembangnya nyamuk.

“Dengan sosialisasi Jumantik yang dilakukan oleh Komisi E DPRD Propinsi Jawa Tengah dengan Dinas Kesehatan tersebut, saya bersama masyarakat sangat berterima kasih karena dalam kegiatan ini sekaligus ada bantuan berupa alat pemantuan jentik yang cukup efektif dalam menekan munculnya penyakit DB, sehingga bermanfaat bagi warga di Desa Bungasrejo,” tutur Kades Jani.

Dalam sosialisasi tersebut,  dihadiri Camat Jakenan Aris Susetya,SH, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati diwakilkan Kepala Puskesmas Jakenan, Ketua RT/RW se-Desa Bungasrejo, Ketua PKK dan ratusan warga.**Didik