SEMARANG (MEDIATAJAM) Sekitar 448 orang ikut dalam penandatanganan penerimaan tali asih untuk pekerja di Lokalisasi Sunan Kuning Semarang dimulai hari ini. Mereka cukup kooperatif dan datang berbondong-bondong agar namanya tercatat untuk mendapatkan dana bantuan.
Dana Bantuan Sosial (Bansos) tersebut dari APBD Kota Semarang senilai Rp 2,385 miliar dialokasikan sebagai tali asih untuk memulangkan 448 Pekerja Seks Komersial (PSK) di Resos Argorejo Sunan Kuning ke daerahnya masing-masing.
“Dari 448 anak asuh yang tidak menerima hanya satu orang saja. Satu orang mendapatkan tali asih Rp 5 juta,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Dinsos Kota Semarang, Tri Waluyo, menghadiri proses pencairan dana tali asih bagi ratusan PSK Sunan Kuning di Aula Argorejo, Senin (14/10).
| Untuk penyerahan akan dilakukan tanggal 18 Oktober bersamaan dengan seremonial penutupan. Para pekerja akan mendapat buku tabungan dan Kartu ATM.
“Jadi tanggal 18 (Oktober) bersamaan penyerahan buku tabungan dan pemulangan,” pungkasnya. |
“Kemensos tidak ada (anggarannya). Jadi kebijakannya berbeda dengan tahun ini. Tidak semua PSK dapat jatah uang saku. Syukurlah, Pemkot masih bisa kasih anggaran buat mereka,” ungkapnya.
Uang saku bagi PSK dicairkan via Bank Jateng. Pembagiannya dikerjakan bertahap selama dua hari ke depan. Terkait operasional rumah karaoke di Sunan Kuning nanti diperbaiki sehingga tidak lagi mempekerjakan PSK.
“Nanti biar diurus sama tim Satpol PP. Yang jelas, bagi anak asuh yang dipulangkan, kita siapkan beberapa bus,” pungkasnya.**IBNU


