Tajam News

Tenggelam di Laut Saat Terapi Subakir Meninggal Dunia

Rembang,mediatajam.com – Subakir (64 tahun) warga desa Pancur Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang mengalami nasib nahas . Pasalnya , saat melakukan terapi pengobatan dengan cara berendam di air laut meninggal dunia karena tenggelam di pantai Layur, Gedongmulyo Kecamatan Lasem, Selasa (7/9/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun mediatajam.com Kejadian itu pertama kali diketahui oleh pihak keluarga korban saat mendampingi terapi

Sofit salah satu saksi yang juga keluarga korban dan ikut ke lokasi kepada Polisi mengungkapkan bahwa sekitar pukul 05.30 WIB ia beserta ibunya dan korban berangkat dari rumah bersama-sama untuk terapi pengobatan dengan cara mandi air laut di pantai Gedongmulyo, Lasem.

Sesampainya di lokasi, sekitar pukul 06.00 WIB korban mandi di laut bersama dengan rekannya serta anaknya. Bahkan istrinya menunggu di tepi pantai.

“Sekira pukul 07.00 WIB, selesai mandi namun korban masih mandi dan berenang ke tengah,”ucapnya.

“Selang beberapa saat saksi kami tidak melihat korban yang ada ditengah (kira – kira 200 m dari bibir pantai) kemudian kami meminta bantuan warga dan perangkat desa untuk mencari korban, selanjutnya perangkat desa menghubungi Polsek Lasem,”bebernya.

Mendapat laporan tersebut Polsek Lasem langsung menghubungi BPBD Rembang dan PSC DKK Rembang.

Kapolsek Lasem Iptu Arif Kristiawan membeberkan setelah laporan masuk dan pukul 07.15 Wib Anggota Polsek Lasem mendatangi TKP.

“Pukul 08.00 WIB Tim BPBD dan Tim PSC DKK Rembang tiba dilokasi untuk melakukan pencarian Korban bersama petugas dari Polsek Lasem dan warga sekitar,”jabarnya.

“Pukul 09.00 Wib Korban berhasil ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban di evakuasi ke Puskesmas Lasem untuk dilakukan Visum Luar,”lanjutnya.

Dalam penanganan pada korban, insiden tersebut mengungkapkan hasil meninggal dunia tenggelam diduga karena Kram saat berenang lalu tenggelam

“Bahwa dari hasil pemeriksaan luar dari Puskesmas Lasem, yang dilaksanakan oleh dr. Arif Rahman Hakim korban meninggal dunia tenggelam diduga karena Kram saat berenang lalu tenggelam, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau tanda yang lain pada tubuh korban,”imbuh Kapolsek Lasem.(Hasan M Yahya)