Tajam News

Tersengat Listrik Diatas Kapal Nelayan Asal Kedungringin Sedan Meregang Nyawa

REMBANG,Mediatajam.Com_Seorang nelayan bernama Suraji (32) asal Desa Kedungringin Kecamatan Sedan Rembang dikabarkan meninggal dunia akibat tersengat listrik di atas Kapal Arta Jaya saat melaut perairan laut Jepara Selasa (10/4/2018) malam sekitar
pukul 00.00 WIB.

Kasat Pol Air Polres Rembang Iptu Sukamto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dari keterangannya, pada hari Rabu (4/4/2018) sore  pukul 16.00 Wib korban beserta rombangan ABK dan pemilik kapal Daruji naik bus dari Kragan menuju ke Jepara untuk mencari ikan dengan kapal Arta Jaya.

“Setelah itu, kapal yang bersandar di Jepara tersebut berangkat berlayar atau melaut mencari ikan pada Kamis (5/4/2018) keesokan  harinya beserta 16 ABK lainnya,”ungkapnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pada Selasa (10/4/2018) malam di sela sela melaut korban bermaksud untuk meletakkan karung plastik di atas rumah kapal.

“Saat itu korban melemparkan karung plastik ke atas rumah kapal. Namun saat itu tangan korban bagian kanannya menyentuh lampu galaxy kotak. Terlebih saat itu kondisi badan korban dalam keadaam basah,”urainya.

Setelah itu, rekan korban Jumari dan Gofur berteriak. Dan kebetulan Daruji yang berada di depan korban langsung menolong dengan cara menarik korban dari sengatan itu.

“Saat bermaksud menarik dengan cara merangkul koban, Daruji juga ikut tersengat. Sehingga Daruji dan korban terjatuh ke laut. Namun Daruji masih memegangi koban,”katanya.

Usai jatuh di air, dan dapat doangkat ke atas kapal oleh rekan lainnya, korban akan di larikan ke rumah sakit. Namun sayang di tengah perjalanan korban sudah tak bernyawa.

“Saat itu rencananya korban akan dibawa ke rumah sakit Jepara. Namun saat perjalanan korbam sudah tak tertolong atau meninggal dunia,”ucapnya.

Selanjutnya korban dibawa pulang melalui jalur laut menuju dermaga TPI Desa Kraganganyar Kecamatan Kragan.

“Sampai ke tepi laut pada hari Selasa tanggal 10 April 2018, sekira pukul 10.15 Wib selanjutnya setelah dilakukan penyelidikan oleh petugas Kepolisian sektor Kragan dan dilakukan pemeriksaan serta visum luar oleh tim medis atau Dokter dari Puskesmas Kragan I bahwa tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan,”ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan kondisi korban mengalami luka pada lengan kanan bagian dalam ada bekas luka sengatan listrik.

“Dan saat ini istri korban Saripah telah menerimakan kejadian tersebut adalah sebagai musibah dan tidak akan menuntut kepada pihak manapun serta tetap menolak untuk dilakukan visum dalam ( Outopsi bedah), selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum Desa Kedungringin Sedan,”pungkasnya.**Hasan Yahya