Tajam News

Tiga Pengedar Sabu Jaringan Lapas Pati Dibekuk BNNP Jateng

Semarang,mediatajam.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah berhasil menangkap jaringan pengedar narkoba yang dikendalikan oleh narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati.

Tiga pengedar sabu dari Pati dan Jepara diamankan oleh Petugas Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Jateng. Ketiganya ditangkap pada Selasa 4 Mei 2021.

Menurut Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Purwo Caroko mengungkapkan kronologi penangkapan pengedar sabu ini. Awalnya petugas menangkap Arik Setyawan (28) warga Tahunan Kabupaten Jepara saat ditangkap sedang mengantar sabu seberat 120 gram di dekat pabrik rokok.

“Saat ditangkap ia mengaku barang haram ini akan diambil oleh Trinatan Fendi Wiis alias Pendol,” katanya pada Rabu 5 Mei 2021 di kantornya.

Dijelaskannya, atas isformasi itu petugas BNN pun mengikuti Arik hingga ketemu dengan Trinatan. Setelah bertemu, petugas pun menggeledah rumah Trinatan dan menemukan barang bukti berupa timbangan digital. Selain itu juga beberapa bungkus plastik klip bening.

Selanjutnya petugas menggeledah rumah Arij Setyawan dan Fendi dan ditemukan barang bukti sabu seberat 30 gram. Selain itu ditemukan juga timbangan digital dan beberapa bungkus klip.
Yang mencengangkan, setelah diinterogasi lebih lanjut, ternyata sabu didapat dari Napi LP Kelas II B Pati bernama Dedi Lukman alias Moyos (26). Dedi ini padahal sudah divonis lima tahun dalam kasus narkotika.
Setelah berkoordinasi dengan pihak lapas tersangka Dedi Lukman berhasil kita tangkap beserta barang bukti berupa dua telepon genggam.
Dari ketiga tersangka tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat 150 gram. Kemudian satu orang lainya yaitu BL masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Atas perbuatanya tiga tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), dan Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal lima tahun dan maksimal hukuman mati.**SEF