Tajam News

Tim Uji Petik DPP NasDem Dan Peneliti IPB Geser Ke Lamongan

REMBANG,Mediatajam. Com _ Uji petik terhadap jenis alat tangkap ikan yang dilakukan oleh DPP Partai NasDem bersama tim peneliti dari IPB yang telah dimulai sejak pekan lalu dari Indramayu Tegal Pekalongan hingga di Kab Rembang . Hari ini Senen. (27 November 2017) mulai melakukan uji petik ke wilayah Kab Lamongan Jawa Timur .

Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan DPP Partai Nasdem Emmy Hafid mengutarakan bahwa uji petik yang dilakukan ini atas permintaan dari para nelayan saat datang di Kantor Staf Kepresidenan pada bulan Juli lalu.

“Langkah ini merupakan permintaan oleh nelayan saat datang di Kantor Staf Presiden Juli lalu. Uji ini juga sebagai pembuktian apakah ramah atau tidak terhadap lingkungan ini,” terangnya usai melakukan uji petik di Rembang
Kemudian saat ditanya mengenai jenis jenis jaring atau alat tangkap yang masuk dalam pelarangan pemerintah, ia mengutarakan bahwa ada 4 jenis yang mulai diuji petik.

“Di Indramayu yang diuji berjenis Dogol, Tegal Cantrang dengan kapasitas kapal 40 GT, Rembang alat tangkap cantrang dengan kapasitas dibawah 30 GT Lamongan yakni payang ” bebernya.

Sementara itu tim peneliti dari IPB Nimmi Zulbaenarni menjelaskan untuk proses pengujian tersebut tim harus melakukan perjalanan ke perairan yang nantinya diketahui akan bisa menemukan jumlah ikan yang banyak.

“Kalau Dogol (Indramayu) kita melaut hingga 12 mil, namun jika di Tegal kita melaut hingga 30 mil untuk menemukan ikan yang memang berada di dasar laut dengan kedalaman sekitar 30 hingga 40 meter,” bebernya.
“Yang jelas, hasil dari uji petik ini nanti akan kita sampaikan ke kementrian yang ada,” ungkapnya.

Terpisah sekretaris asosiasi nelayan Rembang dampo awang bangkit Lestari Priyanto saat dikonfirmasi sangat mengapresiasi atas dilakukannya uji petik oleh DPP Partai Nasdem dan Tim peneliti dari IPB .

Menurutnya uji petik itu harus dilakukan sebab untuk pembuktian atas keberadaan alat tangkap nelayan cantrang ini ramah atau tidak terhadap kelangsungan ekosistem laut.

“Uji petik alat tangkap nelayan cantrang harus konperhensif dan harusnya dilakukan oleh Pemerintah selaku pengelola negara dan penentu kebijakkan sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh Kepala Staf Kepreaidenan Teten Masduki pada saat menerima perwakilan nelayan dalam aksi demo pertengahan bulan 11 juli 2017 lalu .”beberanya .

Lebih lanjut Lestari berharap hasil uji petik dan kajian dampak sosial ekonomi yang diprakarsai oleh Partai Nasdem selaku Partai pendukung Pemerintah ini mampu memberikan solusi yang terbaik bagi nelayan dan Kementrian Kelautan Perikanan demi kemajuan masyarakat perikanan di Indonesia dalam era globalisasi ekonomi dunia.”harapnya .** Hasan Yahya