Tajam News

Tren Covid Naik,Bupati Kendal Keluarkan Surat Edaran Begini

Kendal,Mediatajam.com – Maraknya tren Covid-19 di Kabupaten Kendal, membuat Bupati keluarkan SE,Surat Edaran bersama Majelis Ulama Indonesia 4/ 740/1927/Kesra.Nomor: 949 /DP-K/B/VI/2021 tentang pengendalian dan pencegahan penularan Corona virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Kendal.

Dico M Ganinduto saat memimpin Kegiatan Bakti Sosial bersama Forkopimda, anggota TNI/Polri dan Masyarakat di SD Karangsari 3 Kecamatan Kendal, Selasa (15/6/2021).

Acara dimulai dengan upacara apel bersama bersama Forkopimda,Forkpincam,anggota TNI/Polri dan tokoh masyarakat atau tokoh agama, termasuk pengurus tempat ibadah setempat.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Kendal, Marwoto dalam laporannya menyampaikan, tujuan kegiatan ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

“Acara bakti sosial ini menyasar tempat-tempat ibadah dan lokasi umum yang disinyalir bisa menyebarkan Covid-19. Ini yang akan kita lakukan beberapa langkah untuk mencegahnya,” lapornya.

Disampaikan, dalam acara bakti sosial ini di antaranya pemberian vaksinasi Covid-19, pembagian masker dan penyemprotan disinfektan di 20 lokasi sasaran di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota Kendal.

“Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan stiker pembatas di tempat ibadah, baik masjid maupun mushola serta pemasangan spanduk di tempat-tempat ibadah dan lingkungan permukiman,” jelas Marwoto.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dalam sambutannya mengatakan, kasus terpaparnya warga di Kabupaten Kendal tidak bisa dianggap enteng.

“Munculnya varian baru Covid-19 di Kabupaten Kudus sudah terbukti sangat mengkhawatirkan. Untuk itu mari kita sama-sama dan bersungguh-sungguh dalam mengantisipasi virus ini. Kita tidak bisa berdiam diri,” tandas Bupati.

Dico menegaskan, jumlah kematian 4% di Kabupaten Kendal ini cukup tinggi, di atas rata-rata tingkat nasional. Iniah yang harus menjadi perhatian serius bersama.

“Artinya apa, data yang kita punya di Kabupaten Kendal harus kita detailkan bersama dan bisa kita bisa lihat, zona atau wilayah mana saja yang tinggi jumlah kematiannya. Baru nanti kita identifikasi, karena masing-masing kecamatan tidak sama,” tandas Dico.

Senada dengan Bupati Kendal,Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto membantu pemerintah daerah dalam hal ini Kabupaten Kendal ingatkan masyarakat Patuhi Prokes.

Dikatakan, TNI sebagai alat Pertahanan Negara, kalau Polri adalah Aparat keamanan negara,kita Sinergi guna lakukan penyemprotan dan Cegah Penularan covid-19 agar tidak meluas, Tegas Dandim

“Mari jaga protokol kesehatan yang kita sendiri itu yang penting dan juga kita mendorong buat masyarakat untuk dilakukan vaksinasi secara massal”, pungkas Iman

Hal serupa diungkapkan pula pada Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo usai apel, ajak Warga jaga imunitas dan kekebalan pada diri kita,keluarga kita dan komunitas,agar tidak terpapar.

“Semoga pandemi ini cepat berakhir, kegiatan Perekonomian warga bisa normal seperti biasa”.pungkas Kapolres.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan kegiatan vaksinasi dan pelepasan personel yang melakukan penyemprotan, juga peninjauan lokasi lingkungan RT yang dilockdown. **Syifa