Peristiwa

Truk BBM Ini Diputarbalikkan di Pos Penyekatan Mangkang

Semarang,mediatajam.com – Sebuah truk bahan bakar minyak (BBM) kena imbas penyekatan PPKM Darurat di pos Terminal Mangkang, perbatasan Kendal – Kota Semarang, Jawa Tengah. Truk itu diputarbalikkan petugas gabungan dan tak bisa masuk ke Kota Semarang karena sopir diduga belum divaksin.

Video truk BBM diputarbalikkan petugas pos penyekatan Terminal Mangkang tersebar di media sosial. video tersebut beredar di salah satu WhatsApp grup wartawan Kota Semarang.

Video berdurasi 1 menit 10 detik. Di bagian bawah video tertera logo Dinas Perhubungan (Dishub) lengkap dengan keterangan waktu dan lokasi ‘Rabu, 14 Juli 2021 pukul 10.01 WIB Jalan Gang Mlaten 1 Dishub Kota Semarang’.

Terlihat sebuah truk BBM yang di bagian pintu kabinnya tertulis PT Pertamina Patra Niaga berhenti sesaat di hadapan petugas gabungan yang berjaga di depan barier penyekatan jalan.

Terdengar arahan dari salah satu petugas yang meminta sopir untuk memutar truknya. Dua petugas dari kepolisian dan Dishub di depan truk terlihat memberi kode tangan putar balik. Kemudian ditindaklanjuti oleh sopir dengan membalikkan arah truknya.

“87 terkini dari penyekatan darurat PPKM Terminal Mangkang. Untuk truk yang tidak mempunyai kartu vaksin diputarbalik. Demikian 87 terkini dari Mangkang, 86, 813,” ucap perekam video.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Endro P Martanto belum bisa dikonfirmasi soal video penyekatan truk BBM di pos Terminal Mangkang.

Sementara itu Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit tidak menyangkal maupun membenarkan kebenaran isi video tersebut. Sigit hanya menyatakan semestinya kendaraan sektor esensial dan kritikal boleh melintasi penyekatan PPKM Darurat.

“Esensian dan kritikal boleh. Terima kasih masukannya, dinamika di lapangan, akan di-app kembali,” jawabnya .

Ditegaskan kembali oleh Sigit, pihaknya akan memberi pemahaman lagi ke petugas di pos penyekatan soal kendaraan sektor apa saja yang dibolehkan melintas dan harus diputarbalikkan.

“Ya (petugas akan dipahamkan lagi). Kasihan juga anggota, mohon dipahami. Tetap tujuannya tetap kemanusian,” pungkasnya.** RED/LIP