Tajam News

Warga Jepara Ini Untung 15 Juta Dari Oplos Elpiji 3 Kg

SEMARANG,MEDIATAJAM.COM _Baru empat bulan menikmati hasil keuntungan pengoplosan gal elpiji 3 kg dipindah ke tabung 12 kg TH (45) warga Tahunan Jepara ini sudah diringkus tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jateng.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah AKBP Haryo Sugiarto, saat gelar perkara di Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah pada Senin (19/02) mengatakan, bahwa tersangka ini bisa mengantongi keuntungan 15 juta perbulan dari bisnis pengoplosan illegal tersebut dengan dibantu empat anak buahnya.


Bersama dengan tersangka, polisi mengamankan ratusan tabung elpiji ukuran 3 kg dan 12 kg yang masih kosong maupun sudah terisi dan siap dipasarkan.

“Pelaku ini menyuntik isi tabung elpiji 3 kg ke tabung 12 kg dengan sejumlah peralatan yang dibuatnya sendiri dari melihat di youtube,” tambahnya.

Tersangka saat memperagakan mengoplos gas elpiji

Dalam sehari, lanjut dia, tersangka mampu memroduksi 35 tabung elpiji 12 kg. Adapun modus yang dilakukan adalah pelaku membeli elpiji ukuran 3 kg dari wilayah Lamongan, Jawa Timur.

Elpiji bersubsidi itu diperoleh pelaku dari sejumlah pengepul dengan harga sedikit lebih tinggi dari harga pasaran yakni 18.500 per tabung 3 kg. Elpiji 3 kg kemudian dipindahkan dengan cara memanasinya di atas kompor dan menghubungkannya dengan selang.

Pelaku mengambil keuntungan sekitar Rp. 50 ribu dari tiap tabung elpiji 12 Kg yang dijual di wilayah Jepara itu. “dari pengakuannya baru sekitar empat bulan beroperasi, keuntungan yang didapat selama itu mencapai Rp.60 juta,” katanya.

Polisi sendiri masih menelusuri pengepul tabung elpiji 3 Kg yang memasok tersangka dengan bekerja sama Polda Jawa Timur.

Tersangka TH ini akan dijerat dengan Undang-undang Nomor 22/2001 tentang Migas, Undang-Undang Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 2/1981 tentang Metrologi, serta Undang-Undang Nomor 7/2014 tentang Perdagangan.**SEFRIN