Tajam News

Wartawan Gadungan Ini Digelandang Ke Polres Gowa

Gowa,Mediatajam.com – Seorang wartawan gadungan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tertangkap tangan saat berusaha menginterfensi pekerjaan polisi. Selain pelaku, polisi juga mengamankan dua buah kostum dan Id Card salah satu media televisi swasta nasional.

Peristiwa itu terjadi di Pos Lalulintas perempatan Lampu Merah Jalan Malino, Sungguminasa kabupaten gowa. Sekitar pukul 09:30 kamis 26/4/18

Berawal saat pelaku berinisial AJ (31) datang ke Pos lalulintas dengan mengenakan kostum dan Id Card Trans7 dan berusaha mengintimidasi salah seorang petugas lalulintas lantaran mengamankan satu unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat kelengkapan.

Brigpol Saparuddin menuturkan jika dirinya di datangi dari semalam oleh pelaku AJ dan meminta itu motor, katanya dia dari media dan itu motor milik sepupunya,ungkapnya.

Sejumlah awak media yang memang kerap nongkrong di Pos Lalulintas tersebut langsung curiga akan gerak gerik AJ hingga akhirnya salah seorang anggota tim Anti Bandit Polres Gowa tiba dan langsung menggelandang AJ ke Mapolres Gowa.

Salah seorang koresponden Trans7 yang tiba di lokasi membenarkan bahwa AJ bukan wartawan mau pun karyawan Trans7.

“Kostum dan Id Cardnya berbeda dengan Id Card yang dikeluarkan secara resmi oleh kantor kami dan kami sudah berkoordinasi dengan kantor di Jakarta dan dia bukan karyawan apalagi wartawan Trans7,”ucap Alwi Fauzi, Koresponden Trans7 Sulawesi Selatan.

AJ sendiri awalnya ngotot bahwa dirinya adalah karyawan Trans Media namun setelah polisi melakukan pemeriksaan lebih mendalam, AJ yang merupakan pria pengangguran ini mengaku bahwa kostum dan Id Card tersebut ia buat sendiri dan selama ini mengaku sebagai wartawan Trans Media.

“Iya saya buat sendiri saya terpaksa karena saya tidak punya pekerjaan lain,”kata AJ.

Atas perbuatannya, AJ kini diamankan di Mapolres Gowa dan terancam pasal berlapis dengan hukuman maksimal delapan tahun penjara

“Setelah kami melakukan penyelidikan maka kami menemukan fakta bahwa AJ ini berusaha menginterpensi petugas dengan mengaku sebagai wartawan media Trans7 dan setelah kami telusuri lebih jauh maka identitas Trans7 yang ia gunakan adalah palsu dan atas perbuatannya AJ terancam pasal berlapis yakni pasal 378 KUHP tentang pemalsuan martabat dan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan identitas dan dokumen,”tutup Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga. (wa)