
Yogyakarta.Mediatajam.Com.Sebanyak 15 siswa yang berasal dari berbagai kota melakukan studi se-Jawa dan Bali,Didampingi yayasan Binterbusih Semarang siswa yang saat ini duduk di kelas XII adalah fase untuk menentukan pilihan studi lanjut ke perguruan tinggi, berkaitan dengan minat dan bakat juga menyangkut kesiapan akademik, pemahaman terhadap dunia kampus, serta peluang karier di masa depan
Adapun siswa tersebut berasal dari: Kota Malang; Purwokerto; Salatiga; Muntilan; Semarang; Denpasar dan Yogyakarta. Para siswa dipersiapan dengan penguatan materi pelajaran, pelaksanaan try out secara berkala, serta pendalaman strategi menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Selain itu, siswa juga aktif mengikuti bimbingan belajar di Asrama, seminar dan pameran pendidikan, serta konsultasi jurusan bersama pendamping, bidang akademik, pamong, guru bimbingan dan konseling.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari (24-26 April 2026) di Griya Kinasih Kaliurang Jl. Boyong No. 25 Kaliurang Kec. Pakem Kab. Sleman Provinsi DI Yogyakarta didampingi oleh 7 orang fasilitator, pendamping admin kesekretariatan dan keuangan. Bertajuk “Kolokium Akademik Persiapan Masuk Perguruan Tinggi Bagi Siswa Kelas XII”.Penerima beasiswa YPMAK, YPKB & Pemda Pegunungan Bintang acara dikemas dengan baik, diawali dengan perkenalan dilanjutkan dengan Ibadah Pembukaan.
Ibadah dipimpin oleh Fasilitator utama Robert Manaku; bacaan Injil Yeremia 29 : 10-14, dalam renungannya Ia menyampaikan, “ketika kita menghadapi kesulitan hidup dan tekanan datang, kita harus memilih untuk tetap fokus kepada Tuhan. Kita tidak boleh terjebak dalam ketakutan akan masa depan, tetapi harus percaya bahwa Tuhan sudah memiliki rencana yang baik bagi kita.”ucap Robert.
Selain itu,Peserta kolokium akademik kali ini selama tiga hari akan mendapatkan muatan informasi yang utuh mulai dari sosialisasi dan informasi pendidikan tinggi dari pihak kampus Universitas Widya Husada Krapyak Semarang; Mendorong setiap peserta untuk melakukan presentasi mengenai jurusan yang akan dipilih sebagai bentuk refleksi dan perencanaan masa depan; Ruang bagi peserta untuk melakukan konsultasi akademik, sehingga memperoleh arahan yang tepat sesuai minat, bakat, dan peluang yang ada; Meningkatkan kesiapan mental dan akademik siswa dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Presentasi kepeminatan fakultas & program studi wajib bagi siswa; mereka dibagi berdasarkan kelompok teknik, sosial, kesehatan dan lain sebagainya; dengan demikian para siswa dapat dinilai dan diketahui kedalaman pemahamanya terhadap program studi dan jurusan yang akan diambil.
Salah satu siswa Mario Bidana yang akan kuliah di progdi Apoteker menyampaikan,bahwa persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mental.
“Kami berusaha menjaga konsistensi belajar dan memperkuat motivasi agar dapat bersaing secara sehat dengan peserta lainnya,” ujar Mario.
Sementara itu Timja Pelajar bekerjasama dengan pihak sekolah turut berperan aktif melalui berbagai program pendampingan, seperti kelas tambahan, pelatihan motivasi, serta pengarahan dalam menentukan pilihan jurusan sesuai minat dan potensi siswa. Hal ini dilakukan agar siswa tidak hanya lolos seleksi, tetapi juga mampu menjalani studi di perguruan tinggi dengan optimal.
Yulius Tri Margono selalu Koordinator Asrama dalam keterangannya menegaskan pentingnya kesiapan yang menyeluruh bagi siswa.
“Kami mendorong seluruh siswa untuk mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi akademik maupun mental. Harapan kami, mereka dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang diinginkan dan menjadi generasi yang unggul,” ungkapnya,”tutupnya.**Tom







