Tajam News

Wakil Bupati Rembang Gus Hanies Ajak UMKM Lakukan Digitalisasi Teknologi Informasi

Rembang,mediatajam.com – Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’mengajak kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rembang untuk melakukan digitalisasi teknologi informasi.

Hal tersebut disampaikan Gus Hanis sapaan akrab Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’ saat kegiatan webinar UMKM tentang efisiensi biaya pemasaran.
Bertajuk “Buat Saja Produkmu Biar Kami yang memasarkan” yang digelar oleh
Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM kabupaten Rembang
yang diikuti oleh 300an peserta Jum’at (12 Agustus 2021)

Gus Hanies mengatakan dengan adanya digitalisasi teknologi informasi dalam pemasaran dapat membangkitkan kembali UMKM yang diterpa pandemi Covid-19.

“Bagaimanapun UMKM akan menjadi pilar perekonomian di Indonesia. Harus tetap berdaya dan harus mampu bersaing, berkembang meskipun di era pandemi. Masa yang serba terbatas saat ini. Ini terbukti ya UMKM yang selalu bertahan dan tetap eksis. Kita pernah juga diterpa gelombang krisis pada tahun 1997. Hanya UMKM yang mampu bertahan saat itu,” terangnya.

Wabup berharap dengan adanya digitalisasi dalam pemasaran produk-produk UMKM bisnis dapat lebih berkembang. Sehingga para konsumen yang ada tidak di lingkaran tertentu tetapi akan lebih luas lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, perdagangan, koperasi dan UMKM Kabupaten Rembang, Akhsanudin menuturkan pelaku usaha harus berubah bangkit di situasi pandemi yang serba sulit dengan mengubah pola pemasarannya agar tetap bertahan. Yang semula off line (luar jaringan / luring) menjadi on line (dari jaringan / daring), agar pangsa pasarnya tidak turun bahkan meningkat.

“Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sangat berpengaruh pada UMKM di Kabupaten Rembang khususnya dan seluruh pelaku usaha di manapun tempat ada yang menutup usahanya, mengurangi jam bukanya, mengurangi karyawannya, terganggu pasokan bahan bakunya bahkan tersendat pembayarannya hingga turun omzetnya dan berbagai kendala yang dihadapi, ” imbuhnya.

Akhsanuddin menyebutkan dalam kegiatan yang digagas Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Rembang itu menghadirkan narasumber Pos Indonesia, JNE, SAP Ekspress, Rumah BUMN PT.Semen Gresik, Grab Food.(HMY)